Aceh Utara I Newsline.id – PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) kembali mengadakan kegiatan khitanan (Sùnat Rasul) masal untuk anak-anak yang berada di desa seputar lingkungan perusahaan tersebut.
Kegiatan sunat masal ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat, melalui kegiatan khitanan nasal 2026 yang bertajuk “Menyempurnakan Fitrah Mewujudkan Generasi Shalih”
Khitanan masal tahun 2026 ini juga merupakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dibidang kesehatan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat diseputar lingkungan perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam melaksanakan kegiatan ini PT PIM menggandeng PIKA PIM dan Rumah Sakit Prima Inti Medika sebagai pelaksana medis. Kegiatan khitanan masal PT PIM tahun 2026 ini juga didukung oleh berbagai pihak diantaranya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Utara, Muspika Kecamatan Dewantara, Puskesmas Dewantara, Geuchik (Kepala Desa) dilingkungan perusahaan yang masyarakatnya terdata sebagai peserta kegiatan sunat masal tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh ada sekitar 80 anak yang berasal dari desa seputar lingkungan perusahaan PT PIM yang mengikuti kegiatan sunat masal yang bertempat di Rumah Sakit Prima Inti Medika ini.
Sekretaris Perusahaan PT PIM, Syahrul Kamal, dalam sambutannya mengatakan kegiatan khitanan masal ini bertujuan untuk memberi manfaat layanan kesehatan sekaligus membantu meringankan beban kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang hendak melakukan khitan bagi putra-putra mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mempererat hubungan harmonisasi dengan masyarakat sekitar.
“Mewakili Managemen PT PIM, saya menyampaikan bahwa khitanan masal 2026 yang mengusung tema “Menyempurnakan Fitrah Mewujudkan Generasi Shalih” ini tidak hanya memiliki nilai kesehatan dan sosial, tetapi juga merupakan bagian dari penerapan nilai keislaman dan Ikhtiar bersama dalam mempersiapkan generasi muda yang islami, sehat, berakhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Syahrul.
Kegiatan sunat masal dimulai dari pukul 08.00 Wib hingga selesainya proses khitanan terhadap 80 anak tersebut.
Penulis : Ama Robby
Editor : Ama Robby










