Sri Mulyani Pasca Penjarahan: Tugas Negara Harus Dilakukan dengan Amanah

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Mulyani

Sri Mulyani

Jakarta,newsline.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya angkat bicara usai kediaman pribadinya menjadi sasaran penjarahan oleh sekelompok orang tak dikenal. Dalam pernyataannya yang diunggah Senin (1/9/2025), Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasih atas doa, simpati, dan dukungan moral yang terus mengalir dari masyarakat maupun kolega.

Sri Mulyani menegaskan bahwa musibah yang menimpanya tidak akan mengurangi semangatnya dalam menjalankan amanah negara. Ia menekankan pentingnya kejujuran, integritas, serta tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara.

“Tugas negara harus dilakukan dengan amanah, kejujuran, integritas, kepantasan dan kepatutan, profesional, transparan, dan akuntabel. Dan jelas, kami dilarang korupsi. Ini adalah kehormatan dan sekaligus tugas luar biasa mulia,” tegas Sri Mulyani.

Bentuk Keteguhan di Tengah Krisis

Pidato singkat namun penuh makna tersebut dianggap sebagai bentuk keteguhan hati seorang pejabat negara yang menghadapi situasi sulit. Sri Mulyani, yang selama ini dikenal dengan reputasi bersih dan profesional, memilih merespons tragedi pribadi dengan pesan moral yang menyentuh publik.

Banyak pihak menilai pernyataan itu bukan sekadar ungkapan emosional, melainkan juga refleksi dari nilai-nilai yang selalu ia junjung selama menjabat sebagai Menteri Keuangan di beberapa era pemerintahan.

Dukungan Publik Mengalir

Pasca-insiden, dukungan untuk Sri Mulyani terus bermunculan, baik dari pejabat negara, kalangan akademisi, hingga masyarakat luas. Tagar #DukungSriMulyani sempat menjadi perbincangan di media sosial, menandakan besarnya simpati yang diberikan publik terhadap sosok yang dianggap sebagai simbol integritas di pemerintahan.

READ  40 Perwakilan SPPP-SPSI Se-Provinsi Jambi Ikuti Pelatihan PPHI, K3 Dan Hukum

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menegaskan akan menindak tegas para pelaku penjarahan, sekaligus meminta aparat keamanan untuk meningkatkan pengamanan bagi pejabat negara yang menjadi sasaran amarah massa.

Simbol Amanah dan Integritas

Sri Mulyani menutup pernyataannya dengan ajakan agar seluruh pihak yang mengemban jabatan publik selalu mengingat bahwa posisi tersebut adalah amanah, bukan sekadar kekuasaan. Ia juga menegaskan kembali komitmennya untuk terus berbenah dan memperkuat tata kelola keuangan negara.

Pernyataan ini dinilai sebagai pesan moral yang relevan tidak hanya untuk pejabat pemerintah, tetapi juga untuk seluruh lapisan masyarakat agar menjaga nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap bidang kehidupan.

Berita Terkait

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an
Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran
Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara
Klarifikasi Penangkapan Yusril Koto, Wapres LIRA : Beda Oraganisasi Jangan Salah Indentitas
Ungkap Kronologi Penggrebekan Pabrik Sabu Aceh Pidie, Kapolda Aceh : Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Kapolri Jendral Suyudi Ke Aceh Hari Ini, Diduga Terkait Penggerebekan Pabrik Sabu Di Pidie
KPK Anugerahkan Seunebok Sebagai Gampong Antikorupsi, DR Sayuti : Lhokseumawe Bangga
Timbun 205 Liter BBM Pertalite, Warga Aceh Tengah Diamankan Satreskrim Dan Masyarakat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Klarifikasi Penangkapan Yusril Koto, Wapres LIRA : Beda Oraganisasi Jangan Salah Indentitas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:28 WITA

Ungkap Kronologi Penggrebekan Pabrik Sabu Aceh Pidie, Kapolda Aceh : Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WITA

Kapolri Jendral Suyudi Ke Aceh Hari Ini, Diduga Terkait Penggerebekan Pabrik Sabu Di Pidie

Berita Terbaru