GMJ Kecam Sikap Bupati Sibuk Urus Tambang Ditengah Isak Tangis Warga Pasca Bencana

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta I Newsline.id – Kumpulan Masyarakat Gayo di Jakarta yang tergabung dalam Gayo Merdeka Jakarta (GMJ) memprotes kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah atas agenda Rapat Audiensi dan Calon Investor Permohonan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Takengon, Jumat, (08/05) lalu, yang bertempat di Ofroom Kantor Bupati Aceh Tengah dan dipimpin langsung oleh Bupati, Haili Yoga.

Koordinator Gayo Merdeka Jakarta, Mujahidysah dalam rilis yang dikirim ke Newslineid mengatakan, Bupati Aceh Tengah seperti orang tidak ada kerjaan, menawarkan tanah rakyat ke Investor Tambang ditengah jerit masyarakat yang masih banyak belum mendapatkan bantuan apapun pasca 6 bulan bencana hidrometeorologi melanda Aceh dan Sumatera 26 November silam.

“Seharusnya kita melakukan observasi terlebih dahulu kedaerah yang memiliki usaha tambang, kebanyakan dampak negatif dari pada positif yang didapatkan masyarakat daerah tersebut, mulai dari dampak pencemaran lingkungan sampai dengan kerusakan alam secara permanen” Ujar Jahid panggilan Mujahidsyah, (10/05/26).

Ditengah masyarakat Aceh Tengah yang belum mampu bangkit dari bencana Longsor, lanjut Jahid, Bupati kok sibuk melakukan pertemuan dengan para investor tambang yang akan eksplorasi di dataran tinggi Gayo penghasil kopi arabica terbaik didunia ini.

“Jangan sampai kita meninggalkan cerita Gayo Punya Kopi, atas keberadaan perusahaan tambang yang membawa dampak lingkungan bagi masyarakat Aceh Tengah” Ujar Jahid yang merupakan Lulusan Pascasarjana Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Ditambahkan lagi, Jahid menuturkan bahwa itu penanaman modal asing, Aceh Tengah tidak banyak mendapatkan dana dari bagi hasil tambang

“Melihat kondisi Takengon sekarang, sambung Jahid, Pemkab Aceh Tengah seharusnya fokus dalam upaya membangkitkan ekonomi masyarakat Aceh Tengah atas bencana banjir bandang dan tanah longsor. Banyak kebun kopi milik warga yang terkena dampak dari musibah banjir longsor tersebut. Itu yang harus difokuskan penanganannya, bukan sibuk audiensi dan makan-makan dengan investor,” tutup Jahid.

READ  Aceh Tengah Membara, Jago Merah Ludeskan 92 Ruko Di Jangong Jeget

Penulis : Ama Robby

Editor : Ama Robby

Berita Terkait

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an
Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran
Pekan Nasional Pelayanan Publik, FISIP UIN Ar-Raniry Hadirkan Orasi Ilmiah Ombudsman
Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh
Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara
Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi
Irjen Pol Ruddi Harapan Baru Masyarakat Aceh Dalam Penataan BBM Subsidi
Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Pekan Nasional Pelayanan Publik, FISIP UIN Ar-Raniry Hadirkan Orasi Ilmiah Ombudsman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:05 WITA

Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi

Berita Terbaru