Jakarta I Newsline.id – Kumpulan Masyarakat Gayo di Jakarta yang tergabung dalam Gayo Merdeka Jakarta (GMJ) memprotes kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah atas agenda Rapat Audiensi dan Calon Investor Permohonan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Takengon, Jumat, (08/05) lalu, yang bertempat di Ofroom Kantor Bupati Aceh Tengah dan dipimpin langsung oleh Bupati, Haili Yoga.
Koordinator Gayo Merdeka Jakarta, Mujahidysah dalam rilis yang dikirim ke Newslineid mengatakan, Bupati Aceh Tengah seperti orang tidak ada kerjaan, menawarkan tanah rakyat ke Investor Tambang ditengah jerit masyarakat yang masih banyak belum mendapatkan bantuan apapun pasca 6 bulan bencana hidrometeorologi melanda Aceh dan Sumatera 26 November silam.
“Seharusnya kita melakukan observasi terlebih dahulu kedaerah yang memiliki usaha tambang, kebanyakan dampak negatif dari pada positif yang didapatkan masyarakat daerah tersebut, mulai dari dampak pencemaran lingkungan sampai dengan kerusakan alam secara permanen” Ujar Jahid panggilan Mujahidsyah, (10/05/26).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditengah masyarakat Aceh Tengah yang belum mampu bangkit dari bencana Longsor, lanjut Jahid, Bupati kok sibuk melakukan pertemuan dengan para investor tambang yang akan eksplorasi di dataran tinggi Gayo penghasil kopi arabica terbaik didunia ini.
“Jangan sampai kita meninggalkan cerita Gayo Punya Kopi, atas keberadaan perusahaan tambang yang membawa dampak lingkungan bagi masyarakat Aceh Tengah” Ujar Jahid yang merupakan Lulusan Pascasarjana Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Ditambahkan lagi, Jahid menuturkan bahwa itu penanaman modal asing, Aceh Tengah tidak banyak mendapatkan dana dari bagi hasil tambang
“Melihat kondisi Takengon sekarang, sambung Jahid, Pemkab Aceh Tengah seharusnya fokus dalam upaya membangkitkan ekonomi masyarakat Aceh Tengah atas bencana banjir bandang dan tanah longsor. Banyak kebun kopi milik warga yang terkena dampak dari musibah banjir longsor tersebut. Itu yang harus difokuskan penanganannya, bukan sibuk audiensi dan makan-makan dengan investor,” tutup Jahid.
Penulis : Ama Robby
Editor : Ama Robby










