Meski Pergub JKA Dicabut, Massa Tetap Demo di Kantor Gubernur Tuntut Dokumen Resmi Pencabutan

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh I Newsline.id — Meski Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menyatakan telah mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), namun hal tersebut tidak menghentikan gelombang aksi demonstrasi yang motori Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di Kantor Gubernur Aceh, Senin, (18/05/26).

Massa aksi tetap bertahan dan mendesak Pemerintah Aceh memberikan kepastian resmi terkait pencabutan regulasi tersebut.

Berdasarkan pantauan Newsline.id, ratusan massa aksi memadati halaman Kantor Gubernur Aceh sejak siang hari. Mereka membawa tuntutan agar Pemerintah Aceh tidak hanya menyampaikan pencabutan Pergub JKA melalui pernyataan lisan, tetapi juga menunjukkan dokumen resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah tekanan massa aksi, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, akhirnya turun langsung menemui demonstran. Kehadiran Kadinkes Aceh di hadapan massa menjadi sorotan setelah demonstran terus mendesak pemerintah agar memberikan penjelasan terbuka terkait status JKA.

READ  Pencabutan Pergub JKA Harus Jadi Momentum Evaluasi, Bukan Ruang Perpanjangan Isu

Dalam pertemuan tersebut, Ferdiyus memastikan skema pelayanan JKA kembali berjalan seperti semula dan masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa pembatasan. Ia menegaskan rumah sakit dan fasilitas kesehatan tetap melayani masyarakat Aceh seperti biasa.

“Kami memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal dan masyarakat tetap bisa berobat seperti biasa,” ujar Ferdiyus di hadapan ratusan massa aksi.

Meski demikian, ARA mengaku belum puas karena Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tidak hadir langsung menemui demonstran. Massa menilai pemerintah seharusnya menyampaikan keputusan pencabutan pergub secara terbuka di depan publik untuk menghindari polemik berkepanjangan.

Juru Bicara ARA, Tengku Raja Aulia Habibie, mengatakan demonstrasi tetap dilanjutkan karena massa ingin memastikan pencabutan Pergub JKA benar-benar memiliki dasar resmi dan tidak sekadar pernyataan politik.

READ  Rehab Pasca Bencana Aceh, PETA : BUMN Utamakan Tenaga Kerja Lokal

“Kami ingin memastikan ada bukti konkret bahwa pergub benar-benar dicabut. Jangan sampai rakyat hanya diberikan pernyataan tanpa kejelasan administratif,” ujar Habibie.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh resmi mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 setelah menuai penolakan luas dari masyarakat Aceh. Regulasi tersebut diprotes karena dinilai membatasi penerima manfaat JKA berdasarkan kategori desil ekonomi.

Pencabutan pergub dilakukan menjelang aksi demonstrasi jilid IV ARA yang dalam beberapa pekan terakhir terus menggalang tekanan publik terhadap Pemerintah Aceh.

Hingga aksi berakhir, massa ARA menegaskan akan terus mengawal kebijakan JKA agar pelayanan kesehatan masyarakat Aceh tidak lagi dibatasi dan tetap berpihak kepada rakyat kecil.

“Kami akan terus kawal kebijakan JKA agar pelayanan kesehatan masyarakat Aceh tidak lagi dibatasi dan tetap berpihak kepada rakyat kecil,” tegas Kordinator Aksi dalan orasinya.

READ  Maulid Nabi dan Peusijuek Mahasiswa Baru IKA DARHAS PW Banda Aceh–Aceh Besar Berlangsung Khidmat

Penulis : M Farid S

Editor : Ama Robby

Berita Terkait

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an
Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran
Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh
Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara
Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi
Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar
Klarifikasi Penangkapan Yusril Koto, Wapres LIRA : Beda Oraganisasi Jangan Salah Indentitas
Ungkap Kronologi Penggrebekan Pabrik Sabu Aceh Pidie, Kapolda Aceh : Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:05 WITA

Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar

Berita Terbaru