Ketua Badan Reintregasi Aceh : Kunci Efektif Pencegah Konflik Adalah Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh TTimur I Newsline.id — Badan Reintegrasi Aceh (BRA) menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu langkah paling efektif dalam mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan BRA Sambangi Sekolah  “Saweu Sikula” yang digelar di Gedung LPTQ, Kompleks Perkantoran Pemkab Aceh Timur, Idi Rayeuk, Selasa (12/05/26).

Ketua BRA, Jamaluddin, SH, M.Kn melalui sambutan yang dibacakan Deputi I, Fauzan Azima, menyampaikan bahwa program Saweu Sikula merupakan bentuk kehadiran dan keterlibatan pemerintah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi BRA terhadap generasi penerus Aceh.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program tersebut bertujuan memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak dalam konsep reintegrasi, khususnya bagi keluarga eks kombatan, Tapol/Napol, masyarakat korban konflik, serta masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh.

READ  Bupati Aceh Tamiang Lantik 13 Pejabat Eselon II, Tekankan Kerja Profesional

“KamI yakin pendidikan efektif jadi kunci pencegahan konflik. Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin sempit peluang untuk berkonflik,” ujar Fauzan Azima saat membacakan sambutan Ketua BRA.

Ia menambahkan, pendidikan tidak hanya berfungsi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran damai, memperkuat toleransi, dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat Aceh pasca konflik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekretariat BRA, para deputi, direktur, kepala bidang, para guru pendamping, serta murid sekolah dasar yang menerima bantuan perlengkapan sekolah melalui program Saweu Sikula.

“Program ini diharapkan mampu membantu meringankan kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus memperkuat semangat belajar generasi muda Aceh menuju masa depan yang lebih damai dan sejahtera,” pungkas Mantan Panglima GAM Wilayah Linge tersebut.

READ  Innalillahi, Mantan Gubernur Aceh Dr. Zaini Abdullah Wafat BRA Sampaikan Duka

Penulis : Ama Robby

Editor : Ama Robby

Sumber Berita: Badan Reintregasi Aceh

Berita Terkait

Jangan Asal Cap PETI, APRI: Penambang Rakyat Bukan Penjahat, Negara Harus Bedakan Mana Cukong Tambang
Rehab Pasca Bencana Aceh, PETA : BUMN Utamakan Tenaga Kerja Lokal
Gubernur Aceh Kirim.Utusan Temui Sekretariat Negara, Bahas Implementasi MoU Helsinki Dan Keberlanjutan Perdamaian Aceh
Nasir Nurdin Bulatkan Tekad Nahkodai PWI Aceh Babak II
Perta Arun Gas Gelar Jum’at Bersih, Agus Mukorobin : Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Dan Sehat
Komisi II DPRK Aceh Utara Kunjungi BKSDA, Ada Apa
Komandoi STARFINFO, Wiga Putra Bener Meriah : Saya Siap Bawa Inovasi Indonesia Ke Panggung Global
Telak Sisihkan Dua Rival, Sah Syahril Jadi Ketua PUK SPPP-SPSI Socfindo Sei Liput
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WITA

Jangan Asal Cap PETI, APRI: Penambang Rakyat Bukan Penjahat, Negara Harus Bedakan Mana Cukong Tambang

Senin, 27 Juli 2026 - 15:39 WITA

Rehab Pasca Bencana Aceh, PETA : BUMN Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:01 WITA

Gubernur Aceh Kirim.Utusan Temui Sekretariat Negara, Bahas Implementasi MoU Helsinki Dan Keberlanjutan Perdamaian Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:08 WITA

Nasir Nurdin Bulatkan Tekad Nahkodai PWI Aceh Babak II

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:38 WITA

Komisi II DPRK Aceh Utara Kunjungi BKSDA, Ada Apa

Berita Terbaru

Advetorial

Nasir Nurdin Bulatkan Tekad Nahkodai PWI Aceh Babak II

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:08 WITA