Respons Cepat Bencana Aceh: Menko Polhukam Turunkan Mobil Water Treatment dan 4 Ton Logistik

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSLINE.ID, Banda Aceh –  Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menunjukkan respons cepat dalam penanganan banjir yang melanda Aceh dengan menurunkan tambahan bantuan berupa satu unit mobil water treatment dan 70 koli logistik seberat empat ton. 11/12/2025

‎Bantuan ini dikirim sebagai upaya memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, khususnya akses terhadap air bersih. Banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur air, sehingga diperlukan penanganan khusus untuk memastikan ketersediaan air layak konsumsi.

‎‎Menko Polhukam Djamari Chaniago menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh bantuan tiba tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat. Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat penanganan tanggap darurat di wilayah terdampak.

‎“Kami tidak hanya mengirimkan bantuan, tetapi memastikan dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat. Mobil water treatment kami kirim hari ini agar warga segera mendapatkan akses air bersih tanpa penundaan,” ujar Djamari.

‎Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Aceh dan menyalurkan bantuan tambahan jika diperlukan, sebagai bentuk kehadiran negara dalam pemulihan wilayah yang terdampak bencana.(**)

Berita Terkait

Peduli Pendidikan Keagamaan, PT PIM Bangun Balai Pengajian Masyarakat Sekitar
Komit Berdayakan Masyarakat Sekitar. PT PIM Luncurkan Program Tanam Mangga
Terpilih Kembali Nahkodai Golkar Aceh Tamiang, Adriadi Pastikan 2029 Bupati Dari Golkar Dan Tambah Kursi DPRK
Didampingi Dua Anggota DPRK, Adriadi Sah Daftar Sebagai Bacalon Ketua Golkar Aceh Tamiang
Ketua PETA Bener Meriah Pastikan Masyarakat Tengah dan Tenggara Aceh Tetap Bersatu Menjaga NKRI
Gaung Tolak Tambang Di Aceh Selatan Membara,3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang SamaduaTolak IUP PT MMS
GerPALA: Rekomendasi Bupati Bukan Sekadar Formalitas Administrasi, Harus Tunduk Pada Prinsip Hukum Dan Keterbukaan
Jangan Asal Cap PETI, APRI: Penambang Rakyat Bukan Penjahat, Negara Harus Bedakan Mana Cukong Tambang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:02 WITA

Peduli Pendidikan Keagamaan, PT PIM Bangun Balai Pengajian Masyarakat Sekitar

Kamis, 3 September 2026 - 17:14 WITA

Komit Berdayakan Masyarakat Sekitar. PT PIM Luncurkan Program Tanam Mangga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:59 WITA

Terpilih Kembali Nahkodai Golkar Aceh Tamiang, Adriadi Pastikan 2029 Bupati Dari Golkar Dan Tambah Kursi DPRK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:51 WITA

Didampingi Dua Anggota DPRK, Adriadi Sah Daftar Sebagai Bacalon Ketua Golkar Aceh Tamiang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Ketua PETA Bener Meriah Pastikan Masyarakat Tengah dan Tenggara Aceh Tetap Bersatu Menjaga NKRI

Berita Terbaru