Tolak Tambang Emas, Ratusan Warga Beutoeng Demo Di Sungai Beutoeng

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya I Newsline.id — Penolakam terhadap aktivitas tambang kembali bergejolak di Aceh, kali ini ratusan masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, turun ke sungai menyuarakan penolakan terhadap seluruh bentuk aktivitas pertambangan yang direncanakan masuk ke wilayah tersebut, Selasa (12/05/26).

Aksi berlangsung di kawasan Jembatan Krueng Beutong tersebut diikuti oleh tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, pemuda, serta warga dari berbagai gampong di Beutong Ateuh Banggalang.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menegaskan bahwa wilayah Beutong Ateuh bukan ruang eksploitasi industri tambang, melainkan kawasan hidup masyarakat yang selama ini bergantung pada hutan, sungai, dan lahan pertanian.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi, Tgk. Malikul Azis, menegaskan bahwa masyarakat akan tetap mempertahankan wilayah Beutong Ateuh dari ancaman pertambangan.

READ  Diduga Kangkangi Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Aceh, SMAN 1 Kuta Makmur Nekat Adakan Pesta Perpisahan Siswa

“Kami segenap masyarakat Beutong Ateuh Banggalang akan mempertahankan Beutong Ateuh ini sampai titik penghabisan,” ujar Tgk Malik dalam orasi.

Dalam aksi tersebut, masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Pemerintah Aceh, hingga pemerintah pusat agar tidak mengeluarkan izin pertambangan di kawasan tersebut. Warga menilai hingga saat ini masyarakat Beutong Ateuh belum pernah memberikan persetujuan terhadap kehadiran perusahaan tambang di wilayah mereka.

Penolakan masyarakat didasari oleh kekhawatiran terhadap ancaman kerusakan lingkungan, hilangnya sumber mata air, rusaknya kawasan hutan, serta meningkatnya risiko bencana ekologis seperti banjir dan longsor. Kekhawatiran tersebut semakin besar setelah masyarakat mengalami banjir bandang pada akhir tahun lalu yang merusak rumah dan kebun warga.

READ  Warga Sebatang Desak APH Usut Dugaan Penggelapan Dana BUMDes Rp174 Juta

Selain itu, masyarakat menilai kawasan Beutong Ateuh merupakan bentang ekologis penting yang terhubung dengan kawasan hutan Aceh dan menjadi penyangga kehidupan masyarakat lokal. Kehadiran industri ekstraktif dinilai berpotensi memicu konflik ruang hidup serta mengancam keberlangsungan lingkungan untuk generasi mendatang.

Dalam aksi tersebut, masyarakat juga mengingatkan agar pemerintah tidak terpengaruh oleh pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan masyarakat Beutong Ateuh untuk mendukung aktivitas pertambangan.
“Kami masyarakat Beutong Ateuh masih menolak segala jenis pertambangan di wilayah kami,” tegas salah seorang tokoh masyarakat dalam aksi tersebut.

Sebagai bagian dari aksi damai, warga turut menggelar zikir dan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kawasan Beutong Ateuh tetap terlindungi dari ancaman kerusakan lingkungan dan eksploitasi tambang.

READ  40 Perwakilan SPPP-SPSI Se-Provinsi Jambi Ikuti Pelatihan PPHI, K3 Dan Hukum

Gelombang penolakan terhadap tambang di Beutong Ateuh sendiri telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan terus mendapat dukungan dari berbagai organisasi masyarakat sipil dan pegiat lingkungan di Aceh.

Penulis : Ama Robby

Editor : Ama Robby

Berita Terkait

Lagi Polda Aceh Temukan Ladang Ganja, 104,86 Hektar Di 6 Kabupaten Dimusnahkan 
Tidak Pakek Lama Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, 4 Terduga Pelaku Diamankan
Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an
Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran
Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara
Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi
Irjen Pol Ruddi Harapan Baru Masyarakat Aceh Dalam Penataan BBM Subsidi
Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 22:51 WITA

Lagi Polda Aceh Temukan Ladang Ganja, 104,86 Hektar Di 6 Kabupaten Dimusnahkan 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Tidak Pakek Lama Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, 4 Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara

Berita Terbaru