Komisi II DPRK Aceh Utara Kunjungi BKSDA, Ada Apa

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh I Neswline.id – Komisi II DPRK Aceh Utara lakukan kunjungan konsultasi ke Balai konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Aceh di Banda Aceh, Kamis, (09/07) kemarin.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menindak lanjuti laporan masyarakat terhadap adanya gangguan gajah liar yang meresahkan hingga menimbulkan kegelisahan petani sawit di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

Rombongan diterima oleh pihak BKSDA  melalui Kasubbag Tata Usaha beserta seluruh jajarannya.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara dari DPRK Aceh Utara sendiri, turut hadir diantaranya Ketua komisi II, Muhammad Romi beserta beberapa anggota, seperti Zulfadli, Muhammad Amin Abdullah, Muhammmad Yusuf, Marzuki Y dan Saifunnizar, SE.

Ketua Komisi II Muhammad Romi dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa gangguan gajah liar yang melanda di kecamatan Cot Girek, Kuta Makmur, paya Bakong, dan Simpang Keuramat semakin hari semakin meresahkan warga dan juga pata petani sawit yang ada disana.

READ  Kapolres Pidie Jaya Hadiri Malam Penyambutan Kajari Baru, Perkuat Sinergi Forkopimda di Pendopo Bupati

“Gangguan gajah liar ini tidak hanya merusak rumah, fasilitas masyarakat juga perkebunan sawit warga melainkan juga mengancam jiwa masyarakat petani dan pekebun, seperti yang baru-baru ini terjadi di cot Girek, oleh sebab itu kami berharap adanya penyelesaian dalam jangka pendek dengan cara menurunkan tim dari BKSDA Aceh untuk menggiring gajah ke habitatnya,” ujar Romi.

Lebih lanjut, eks kombatan GAM ini meminta kepada Tim BKSDA agar dapat sesegera mungkin berkoordinasi dengan masyarakat sekitar hutan dan berpatroli rutin, hal dilakukan supaya tidak terjadinya kematian gajah akibat pemberuan liar, tersengat arus listrik atau keracunan.

Menanggapi keluhan tersebut, BKSDA Aceh berjanji akan menurunkan tim kelapangan untuk pengecekan dan meminta bantuan dan dukungan agar dapat mengirimkan titik-titik lokasi yang sering muncul gajah liar tersebut.

READ  Sat Samapta Polres Pidie Jaya Kawal MTQ Aceh XXXVII dengan Patroli Sepeda

Selain itu BKSDA juga melakukan upaya-upaya gangguan gajah liar dengan menanam tanaman yang dapat mengangu gajah liar tersebut seperti penanaman pohon jengkol, lemon, kemiri, nilam dan jeruk nipis. Program ini dilakukan dengan cara kerjasama dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

“Kita sudah melakukan antisipasi terkait hal ini, dengan melakukan pemasangan kawat kejut gajah (Power Fencing) sepanjang 15 KM yang terbentang dibeberapa titik lokasi, memang belum maksimal, ini berkaitan dengan anggaran, kita berharap Pemda membentuk Tim Satgas penanggulangan gajah yang nanti dapat berkoordinasi dengan pihak BKSDA disetiap adanya kasus gangguan gajah,” ujar Subbag TU BKSDA, Munawar.

Menyikapi hal tersebut, Geuchik Romi berjanji akan segera menyarankan adanya keterlibatan Pemerintah Aceh Utara dalam hal penanganan gangguan gajah liar ini dengan cara mebentuk tim Satgas penanggulangan gajah liar, agar adanya terjalin koordinasi, hingga penindakan dapat dilakukan secepat mungkin.

READ  Kado HUT TNI Untuk Reje Linge Setahun Pasca Bencana Jembatan Makam Putus, Pemerintah Tutup Mata

“Saya akan segera dorong Pemda untuk bentuk Tim Satgas ini, karena saya yakin kehadiran tim ini yang nantinya mampu mem backup kekurangan personel yang terjadi di BKSDA saat ini,” ujar Romi kepada Newsline.id, Jum’at, (10/07/26)

Penulis : Ama Robby

Editor : Ama Robby

Berita Terkait

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an
Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran
Pekan Nasional Pelayanan Publik, FISIP UIN Ar-Raniry Hadirkan Orasi Ilmiah Ombudsman
Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh
Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi
Irjen Pol Ruddi Harapan Baru Masyarakat Aceh Dalam Penataan BBM Subsidi
Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar
Pimpin Sertijab Wakapolda Aceh Brigjen Pol Latif Usman, Ini Harapan Kapolda
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Pekan Nasional Pelayanan Publik, FISIP UIN Ar-Raniry Hadirkan Orasi Ilmiah Ombudsman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:05 WITA

Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi

Berita Terbaru