Aceh Tengah I Newsline.id – Wacana Bupati Aceh Tengah untuk memfasilitasi investor pertambangan di wilayah yang berpotensi memiliki sumber daya alam berupa mineral logam emas sepertinya menuai polemik akibat adanya pro dan kontra atas sikap bupati tersebut.
Salah satu penolakan tegas terkait adanya wacana Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga yang secara resmi melakukan audiensi dengan pengusaha tambang adalah tokoh pemuda Linge, Edy Syahputra Linge.
Edi mengatakan, menurutnya wacana tersebut hanya sebuah sfekulatif sembarangan saja, ditengah kondisi Aceh Tengah masih dalam masa tahap proses pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang entah kapan selesai. Jadi sangat ironis jila bupati malah memefasiltasi investor tambang yang tentu saja besar kemungkinan hanya akan mengakibatkan bencana kembali terulang dengan skala besar.
Edy memilai bupati terlalu egois dan tidak memperhatikan sisi kemanusiaan, dimana ditengah musibah yang belum terselesaikan penanganannya, bupati malaj hanya memikirkan keuntungan tanpa berpikir situasi dan kondisi masyarakat Aceh Tengah yang masih larut dalam duka pasca bencana ini.
”Apakah pantas dan elok bupati mewacanakan investor tambang dari luar ditengah kondisi Aceh Tengah masih tidak baik baik saja, terlebih pertambangan yang menggunakan excavator di tepi sungai dan daratan yang dipastikan akan mengakibatkan pengikisan hingga berdampak terjadinya bencana alam kembali,” ujar Edy, Jum’at, (08/05/26).
Bupati, lanjut Edy seharusnya lebih baik fokus bagaimana desa-desa yang warganya masih menjerit memohon belas kasihan untuk perbaikan jalan dan jembatan, huntara yang tak kunjung selesai dan perbaikan mata pencarian masyarakat yang pasca 6 bulan bencana, namun belum ada kejelasan kapan akan diganti rugi.
” Saya menolak hadirnya Investor untuk menggali emas di bumi Gayo, itu hanya akan merusak alam dan lingkungan,apalagi kondisi Aceh Tengah masih berada di zona merah, kalau bupati tetap melanjutkan wacana tersebut berarti mereka kehilangan arah untuk berbenah, seharusnya bupati belajar dari bencana alam yang terjadi hari ini,” ujarnya.
lebih lanjut Edi menekankan semua yang dibicarakan mengenai penanganan bencana alam sejauh ini hanya sebatas narasi tanpa bukti, perbaikan yang dilakukan oleh Pemda saja belum memadai dengan segala aspek kekurangan.
“Ditengah penderitaan dan jerit rakyat yang kehilangan harta benda dan sanak saudara, Namun pimpinan daerah berhawa sejuk ini malah sibuk berbicara investor emas diriang kerjanya,” pungkas Edy.(*)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Ama Robby
Editor : Ama Robby
Sumber Berita: Press Rilis








