Aceh Tamiang | Newsline.id — Seorang nelayan ikan warga Dusun Keluarga Desa Sungai Kuruk Tiga Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang dikabarkan tenggelam dan hilang diperairan Seruway.
Diinformasikan, tenggelamnya korban yang diketahui bernama Rifaldi, (21) itu disebabkan perahu yang digunakan untuk mencari nafkah tersebut dihantam gelombang besar dan terbalik, Sabtu (16/05).
Menurut laporan warga, korban berangkat melaut bersama dua rekannya yakni Fery dan Adi dalam satu perahu. Dua orang rekannya tersebut berhasil selamat setelah diselamatkan nelayan yang melintas, sementara korban Rifaldi masih dinyatakan hilang hingga saat ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdal ops PB BPBD Aceh Tamiang) yang diterima pada pukul 12.21 wib bahwa peristiwa itu terjadi di Titik koordinat lokasi kejadian berada di 04.50.555 N – 98.20.555 E daerah perairan Langsa.
Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue BPBD, Dinas Damkar dan Penyelamatan, serta Satgas SAR langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Dijelaskannya, Korban Rifaldi bersama dua rekannya, Adi (40) dan Feri (35), berangkat melaut menggunakan satu perahu. Saat di tengah laut, gelombang tinggi membuat perahu mereka terbalik.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Imam Suhery dikonfirmasi membenarkan atas musibah yang menerpa dan menyebabkan seorang warga Desa Sungai Kuruk Tiga belum ditemukan tersebut.
“Iya, peristiwa tersebut memang benar terjadi, kita sudah menurunkan tim untuk membantu proses pencarian terhadap korban dilaut. Semoga dalam upaya pencarian terhadap diri korban Rifaldi segera membuahkan hasil,” ujar Imam Suhery yang akrab disapa Bayu kepada Newsline.id, Kamis (21/05/26).
Penulis : Suparmin
Editor : Ama Robby








