Warga Patok Lahan Socfindo, Ingatkan Perusahaan Taat Hukum untuk Hindari Gesekan

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematokan Lahan PT Socfindo oleh warga  Danguran dusun III Desa Kuta Karangan di blok 7

Pematokan Lahan PT Socfindo oleh warga Danguran dusun III Desa Kuta Karangan di blok 7

Newsline.id, Aceh Singkil – Warga Dusun III Dangguran, Desa Kutakerangan, Kecamatan Simpang Kanan, mematok lahan yang selama ini dikuasai PT Socfindo. Langkah itu dipicu berakhirnya masa izin Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut pada 31 Desember 2023‎.

Perwakilan warga, Tigor Padang, menegaskan pematokan dilakukan sebagai penanda agar tidak ada lagi aktivitas, baik dari pihak perusahaan maupun masyarakat, sampai ada kejelasan dari pemerintah.

‎‎“Kami sudah taat hukum, tapi perusahaan tidak. Mereka belum memenuhi kewajiban sebagaimana diatur undang-undang,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tigor menuturkan, dalam aturan HGU, perusahaan wajib mengalokasikan lahan plasma bagi masyarakat sekitar. Namun hingga kini, kewajiban itu belum dijalankan PT Socfindo.

READ  Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara

‎Dalam aksi tersebut, warga memasang 63 patok di Blok 7 dan berencana melanjutkan pematokan pada hari berikutnya karena keterbatasan waktu. Patok-patok itu nantinya akan dibagikan kepada sekitar 200 kepala keluarga di Dusun III Kutakerangan.

‎“Karena perusahaan tidak memenuhi kewajiban memberikan plasma, kami melakukan pematokan sebagai tanda agar segera direalisasikan. Kami juga menuntut perusahaan menyalurkan CSR bagi masyarakat,” tegasnya.

‎Warga menekankan bahwa pematokan ini dilakukan untuk mengingatkan perusahaan agar taat hukum dan mencegah terjadinya gesekan di lapangan. Mereka meminta PT Socfindo menghentikan seluruh aktivitas di lahan tersebut hingga ada keputusan resmi. (***)

‎

‎

Berita Terkait

Tidak Pakek Lama Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, 4 Terduga Pelaku Diamankan
Kado Sumpah Pemuda, Polda Dan BNNP Aceh Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja Di Aceh Utara
Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi
Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar
Klarifikasi Penangkapan Yusril Koto, Wapres LIRA : Beda Oraganisasi Jangan Salah Indentitas
Ungkap Kronologi Penggrebekan Pabrik Sabu Aceh Pidie, Kapolda Aceh : Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Kapolri Jendral Suyudi Ke Aceh Hari Ini, Diduga Terkait Penggerebekan Pabrik Sabu Di Pidie
Timbun 205 Liter BBM Pertalite, Warga Aceh Tengah Diamankan Satreskrim Dan Masyarakat
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Tidak Pakek Lama Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, 4 Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:05 WITA

Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Klarifikasi Penangkapan Yusril Koto, Wapres LIRA : Beda Oraganisasi Jangan Salah Indentitas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:28 WITA

Ungkap Kronologi Penggrebekan Pabrik Sabu Aceh Pidie, Kapolda Aceh : Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

Berita Terbaru