Demo Tolak Pergub JKA Berujung Ricuh, Massa Aksi Tuding Aparat Bertindak Represif

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Mahasiswa Terluka

Banda Aceh I Newsline.id — Aksi ribuan demonstrasi yang digelar Aliansi Rakyat Aceh (ARA), yang didukung mahasiswa dari beberapa kampus di Aceh, berlangsung di Kantor Gubernur Aceh sempat ricuh, massa mengaku mendapat tindakan represif dari pihak keamanan, Senin, (04/05/26).

Puncak ketegangan antara masa pendemo dan aparat adalah setelah Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir tidak dapat memenuhi tuntutan massa, yakni pencabutan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi semakin memanas ketika ada seorang oknum diduga melemparkan sebuah benda ke arah pihak keamanan, yang dalam hal ini adalah kepolisian.

Menanggapi hal tersebut, aparat kepolisian yang bertugas mengamankan aksi demo tersebut, mengeluarkan perlengkapan standart pengamanan seperti tongkat pemukul, tameng, dan water cannon. Kondisi itu memicu kemarahan massa aksi.

READ  Deforestasi Rawa Singkil Melonjak, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum Dan Restorasi Gambut

Bentrok antara massa aksi dan pihak kepolisian pun sempat tidak terhindarkan, dampak dari bernttokan tersebut menyebabkan sejumlah peserta aksi mengalami luka-luka, seperti luka di kepala, patah tulang, dan terjatuh.

Tindakan aparat yang dinilai represif tersebut dikecam keras oleh massa yang menggelar aksi.

Salah satu korban luka, Musyawalul, mahasiswa asal UBBG, mengalami luka di bagian kepala.

Aksi kemudian dibubarkan oleh pihak keamanan pukul 18.00 WIB. Meski demikian, massa aksi menyatakan tidak akan berhenti menyuarakan tuntutan mereka dan menyampaikan keterangan kepada media.

Koordinator lapangan, Misbah Hidayat, menyampaikan bahwa tujuan aksi tersebut adalah agar Pemerintah Aceh segera mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh. Namun, menurutnya, massa justru mendapat tindakan represif dari aparat kepolisian.

READ  Kadis Pertanian Angkat Bendera, Iwan Sejahtera Jadi Plt, Pemulihan Sawah Pasca Bencana Menanti Didepan Mata

“Tujuan aksi ini agar Pemerintah Aceh segera mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh. Namun dalam aksi ini massa justru mendapat tindakan represif dari aparat kepolisian yang menyebabkan beberapa peserta aksi terluka,” ujar Misbah kepada awak media.

Mesk8 aksi berakhir, masa tetap melakukan konsolidasi, karena tuntutan mereka belum dijawab oleh Pemerintah Aceh. Mereka juga menyatakan akan kembali menggelar aksi demonstrasi pada kesempatan berikutnya.

“Pemerintah Aceh belum memenuhi tuntutan kami untuk mencabut Pergub JKA, oleh karena itu, kami akan lakukan aksi yang lebih besar lagi,” ujar seorang aksi yang enggan indentitasnya disebutkan.

 

Penulis : M Farid S

Editor : Ama Robby

Berita Terkait

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an
Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran
Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh
Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi
Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar
KPK Anugerahkan Seunebok Sebagai Gampong Antikorupsi, DR Sayuti : Lhokseumawe Bangga
Timbun 205 Liter BBM Pertalite, Warga Aceh Tengah Diamankan Satreskrim Dan Masyarakat
Dihari Jadi Ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Aceh Gelar Aksi Donor Darah
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polda Aceh Serahkan Beasiswa Ustadz Adi Hidayat Dan Sahabat Untuk 2 Hafiz 30 Juz Al-Qur’an

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Kapolri Luncurkan Program Quick Win, Kapolda Aceh Rangkul Pencari Kerja Melalui Poliran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Kunjungi Fakultas Hukum USM, DR Nurlis : Ini Pertemuan Dua Jubir Pemerintah Aceh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:05 WITA

Hentakan Irjen Pol Ruddi, Cuma Butuh 6 Hari Amankan  22 Tersangka Dan 18 Kendaraan Kasus BBM Subsidi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Ketua MKD DPR RI Apresiasi Langkah Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar

Berita Terbaru