Newsline.id, Aceh Singkil – Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, resmi melepas Tim Ekspedisi Sungai Singkil 2025 yang digagas Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah I bersama komunitas pecinta sejarah dan budaya. Pelepasan dilakukan di Desa Teluk Rumbia, Kamis (13/11/2025).
Hamzah Sulaiman mengapresiasi langkah BPK Wilayah I yang telah memulai upaya pelestarian budaya tanpa menunggu inisiatif dari pemerintah daerah. Menurutnya, penelusuran sungai ini menjadi momentum penting mengangkat kembali tradisi masyarakat pesisir Aceh Singkil.
Ia berharap hasil temuan tim selama menelusuri Sungai Singkil hingga Sungai Lae Soraya, Subulussalam, dapat menjadi rekomendasi untuk pelestarian budaya. Salah satu tradisi yang ingin dikembangkan kembali adalah membayu atau menganyam haliu melalui wadah Dekranasda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama empat hari, tim akan mengunjungi sejumlah situs bersejarah seperti Makam Datuk Unggeh, Kompleks Makam Raja Kuta Baharu, serta Makam Syekh Hamzah Fansuri di Oboh, Subulussalam. Ekspedisi ini sekaligus mendokumentasikan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat pesisir.
Kegiatan yang melibatkan 60–70 peserta dari kalangan jurnalis, akademisi, peneliti, dan pegiat budaya ini diharapkan memperkaya kajian kesejarahan Aceh Singkil dan memperkuat upaya pelestarian tradisi lokal.(**)








