Nek Yati, Warga Miskin di Aceh Singkil Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG 20250903 WA0037
Nek Yanti Warga Aceh Singkil yang tinggal di rumah yang Tidak Layak Huni

Newsline.id, Aceh Singkil – Di tengah gencarnya program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, masih ada warga yang luput dari perhatian. Salah satunya adalah Nek Yati (58), warga Kampung Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, yang hingga kini hidup di rumah tidak layak huni tanpa pernah mendapat bantuan.

‎Nek Yati tinggal bersama dua anaknya di rumah berukuran sekitar 4×8 meter yang kondisinya memprihatinkan. Lantai papan sudah lapuk, dinding rapuh dimakan usia, bahkan kamar mandi hanya ditutupi tenda seadanya.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Sejak dulu saya tidak pernah dapat bantuan rumah. Padahal saya penduduk asli sini. Saya hanya bisa pasrah dengan keadaan ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca, Rabu (3/9/2025).

READ  Pelapor Dugaan Pelanggaran UU ITE Desak Polresta Banda Aceh Tindaklanjuti Laporan

‎Untuk bertahan hidup, ia bekerja serabutan sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan rata-rata Rp70 ribu per hari, itupun tidak menentu. Penghasilan tersebut harus dibagi untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya.

‎Kondisi kedua anaknya pun memprihatinkan. Anak sulung mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak bersekolah, sementara anak bungsu yang berusia 28 tahun juga terpaksa putus sekolah dan bekerja serabutan karena faktor ekonomi.

‎“Kalau bisa, saya sangat berharap Bupati Aceh Singkil bisa membantu membangunkan rumah yang layak, agar di masa tua saya ini bisa tinggal dengan tenang,” kata Nek Yati.

‎Pantauan di lokasi menunjukkan, rumah yang ditempati Nek Yati tidak lagi layak huni. Kerusakan terjadi hampir di seluruh bagian, baik lantai maupun dinding yang sudah lapuk. Kondisi ini membuat keluarga tersebut terancam dari sisi kesehatan maupun keselamatan. (***)

READ  Menulis Ulang Makna Merdeka di Usia Indonesia ke-80

Berita Terkait

Peduli Pendidikan Keagamaan, PT PIM Bangun Balai Pengajian Masyarakat Sekitar
Sijago Merah Kembali Mengamuk Di Aceh Tengah, 1 Unit Rumah Terdampak Dan 1 Rumah Lainnya Musnah
Plt Kepsek SMPN 2 Kejuruan Muda : Kebijakan Penataan Lingkungan Sekolah Dan Penerapan Disiplin Kerja Demi Kemajuan Lembaga
Teras Pemuda Leuser Dan IPMAT Banda Aceh Gelar Kampanye Lingkungan
Masyarakat Aceh Tengah Gayo Lues Soroti PT. JMI Terkait Usulan PBPH Getah Pinus, Minta Akses Legal untuk Berusaha
Kunjungi Korban Kebakaran Yang Hasuskan 84 Rumah Di Pardede, Wali Kota Pastikan Penangan Korban Dan Bantuan
Danau Laut Tawar Telan Korban, Bocah Wanita 9 Tahun Tewas Tenggelam
Pelapor Dugaan Pelanggaran UU ITE Desak Polresta Banda Aceh Tindaklanjuti Laporan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:02 WITA

Peduli Pendidikan Keagamaan, PT PIM Bangun Balai Pengajian Masyarakat Sekitar

Selasa, 1 September 2026 - 11:13 WITA

Sijago Merah Kembali Mengamuk Di Aceh Tengah, 1 Unit Rumah Terdampak Dan 1 Rumah Lainnya Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:34 WITA

Plt Kepsek SMPN 2 Kejuruan Muda : Kebijakan Penataan Lingkungan Sekolah Dan Penerapan Disiplin Kerja Demi Kemajuan Lembaga

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:01 WITA

Teras Pemuda Leuser Dan IPMAT Banda Aceh Gelar Kampanye Lingkungan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:50 WITA

Masyarakat Aceh Tengah Gayo Lues Soroti PT. JMI Terkait Usulan PBPH Getah Pinus, Minta Akses Legal untuk Berusaha

Berita Terbaru