Jalur Alternatif Angkup–Genting Gerbang Dilanda Banjir Bandang Dan Longsor, Polsek Silih Nara Sigap Turun Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah  Newsline.id — Banjir bandang dan tanah longsor kembali terjadi di Aceh Tengah, kali ini terjadi di jalan alternatif Angkup–Genting Gerbang, tepatnya di Kampung Genting Gerbang, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (09/05/26).

Banjir bandang dan longsor terjadi sekitar pukul 17.30 Wib pasca kawasan tersebut dilanda hujan deras dengan intensitas tinggi, dampak dari musibah tersebut, material tanah, batu kerikil, dan genangan air menutupi badan jalan sepanjang 50 meter hingga menyebabkan akses kendaraan roda dua maupun roda empat sempat lumpuh total.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silih Nara IPTU Samsul Bahri Bangun, mengatakan, mendapati adanya kejadian tersebut pihaknya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, sekaligus membantu masyarakat yang melintas di kawasan terdampak.

“Personel langsung kami turunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati karena kondisi jalan masih tertutup material longsor dan licin akibat genangan air,” ujar Samsul Bahri Bangun.

Samsul menjelaskan, jalur alternatif Angkup–Genting Gerbang merupakan akses penting yang menghubungkan Kecamatan Rusip Antara dan Kecamatan Celala. Akibat longsor tersebut, jalur sempat tidak dapat dilalui kendaraan bermotor, meski pejalan kaki masih bisa melintas dengan sangat hati-hati.

Untuk mempercepat penanganan, Polsek Silih Nara segera berkoordinasi dengan BPBD Aceh Tengah dan instansi terkait guna melakukan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan.

Sekitar pukul 19.25 WIB, BPBD Aceh Tengah menurunkan dua unit alat berat ke lokasi guna membersihkan timbunan tanah dan batu kerikil. Proses penanganan dilakukan secara gotong royong bersama personel Polsek Silih Nara, Koramil 08/Silih Nara, BPBD Aceh Tengah, serta masyarakat setempat.

READ  GMJ Kecam Sikap Bupati Sibuk Urus Tambang Ditengah Isak Tangis Warga Pasca Bencana

Petugas tampak berjibaku di tengah kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat demi mempercepat normalisasi akses jalan agar dapat kembali dilalui masyarakat dengan aman.

Hingga malam hari, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama saat hujan deras melanda wilayah pegunungan dan daerah rawan longsor di Kabupaten Aceh Tengah,” imbau Kapolsek.

Penulis : Ama Robby

Editor : Ama Robby

Sumber Berita: Polres Aceh Tengah

Berita Terkait

Rayakan Idul Adha 1447 H, PT BETAMI Aceh Tamiang Berbagi 6 Ekor Sapi Kurban Untuk Warga
Banyak Pejabat Berstatus Plt, Bupati Aceh Tamiang Siapkan Dokumen Ke BKN
Desur Ni Uyem Tinggal Dongeng
Pengusulan Status Pahlawan Nasional Aman Nyerang dan Tengku Tapa, Mahasiswa Desak Dukungan Pemkab Aceh Tengah Dan Bener Meriah
Pencabutan Pergub JKA Harus Jadi Momentum Evaluasi, Bukan Ruang Perpanjangan Isu
PT PIM Dan Kejati Gelar Seminar Hukum, Wakajati Aceh : Penerapan KUHAP Baru Dalam Pencegahan Korupsi
Pemerintah Aceh Tak Kunjung Cabut Pergub JKA, ARA Kembali Gruduk Kantor Gubernur
Terkait Isue Tambang Gayo, Haili Yoga : Ini Anugrah Tuhan Harus Kita Tata Dan Kelola Dengan Baik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:09 WITA

Rayakan Idul Adha 1447 H, PT BETAMI Aceh Tamiang Berbagi 6 Ekor Sapi Kurban Untuk Warga

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:49 WITA

Banyak Pejabat Berstatus Plt, Bupati Aceh Tamiang Siapkan Dokumen Ke BKN

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:09 WITA

Desur Ni Uyem Tinggal Dongeng

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:32 WITA

Pengusulan Status Pahlawan Nasional Aman Nyerang dan Tengku Tapa, Mahasiswa Desak Dukungan Pemkab Aceh Tengah Dan Bener Meriah

Senin, 18 Mei 2026 - 15:13 WITA

Pencabutan Pergub JKA Harus Jadi Momentum Evaluasi, Bukan Ruang Perpanjangan Isu

Berita Terbaru

Sosial Budaya

Dukung Ketahanan Pangan, Pertamina EP Normalisasi Irigasi Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:23 WITA